Sebelumnya aku mengucapkan :
(Selamat Tahun Baru Imlek 2561, khususnya untuk kerabatku yang masih ada keturunan Cina. Juga untuk saudaraku yang berketurunan Cina. Kalian tahu, aku masih ada keturunan Cina lho! Tapi entah silsilah itu diambil dari mana. Rumit!)
Aku berangkat dari rumah ke sekolah kira-kira 6.30 dan sampai sekolah pukul 6.45, tapi di kelas masih sepi. Di kelas hanya ada Oliv dan Panggah. Setelah meletakkan tas dan helm, aku langsung menyambar sapu. Aku belum piket.
Aku sudah selesai menyapu, lalu aku membuka buku IPS. Ada ulangan bab Hubungan Sosial, Pranata Sosial, dan Pengendalian Sosial. 3 BAB SEKALIGUS. Mantab, tambah mantab karena aku hanya belajar sekilas.
7.15 bel berbunyi. Upacara bendera. Tak tahu pagi ini matahari bersinar terik. Panas. Tadi kepala sekolah sempat memberi beberapa amanat, yang aku ingat :
• Berhati-hatilah menggunakan situs web jejaring sosial. Ada dampak positif dan ada dampak negatif. Gunakanlah jejaring sosial tersebut untuk tujuan positif.
• Sebagai siswa SMP 2 RSBI Kota Pekalongan, para guru berharap siswa mempunyai sikap dan budi pekerti yang baik.
Kira-kira intinya seperti itu.
Upacara selesai kira-kira 8.15, karena ada rapat guru dari 8.15 sampai 10.00 jam kosong. Aku manfaatkan untuk belajar IPS dan santai dengan teman-teman.
Tepat pukul 10.00 bel berbunyi.
Olahraga : Tak perlu dibahas, karena pada intinya aku tidak suka olahraga. Bikin capai dan kadang membuat badanku sakit. Aku suka olahraga paling hanya 10% karena olahraga itu penting untuk kesehatan. Karena alasan itulah aku mau olahraga.
Istirahat : Aku tak sempat jajan karena masih kepikiran ulangan IPS.
Matematika : Tadi Mr.Heru masuk dan bercerita tentang akhlak. Zaman sekarang ini, yang terpenting adalah akhlak. Kepandaian sekalipun tak berguna jika akhlaknya buruk. Jika akhlaknya buruk, kepandaian akan digunakan untuk hal yang salah. Pokoknya jagalah sikap. Kembalikan semunya pada agama. Agama yang menuntun kita semua. Agama sebagai pedoman hidup.
Hasil ulangan kemarin dibagi. Saat giliranku, Mr.Heru berkata : “Alam saiki pinter”. Apa maksudnya? Berarti dulu aku goblog ya? Hhehe..Waktu hasilnya kubuka? GUBRAKH!! Aku dapat 10. Ya Allah terima kasih. Sejarah yang tak terlupakan. Pertama kali seumur hidup aku mendapat nilai 10 ulangan matematika di kelas 8. Sebelumya palingan aku hanya mendapat nilai pas pada angka garis kemiskinan, mepet KKM, 75. Itupun kalau beruntung, kalau tidak yang dibawah KKM dan harus remidi. Tapi hasil ulangan biologyku jelek. Dapat 70 dan harus remidi. Semoga saja tuntas. Semua hal pasti ada positif dan negatif.
TIK : Mrs.Zeni menyampaikan jika TIK masih ada bab tambahan yang belum tercetak, yaitu modul 12. Wow, dahsyat! Materinya banyak sekali euy. Katanya modul 12 akan diupload dan bisa didownload di web SMP Negeri 2 Pekalongan. Tadi juga membahas sekilas tentang Microsoft FrontPage. Ada tugas mencari di internet mengenai Struktur Dasar html, dan Sabtu depan dibawa sudah dalam bentuk print out.
Bahasa Inggris : Tadi melanjutkan retell narrative text. Aku belum sempat maju dan menjadi beban sampai Rabu depan.
Istirahat : Aku tak sempat jajan karena masih kepikiran ulangan IPS.
15 menit itu adalah waktu yang sangat cepat untuk istirahat. Bel berbunyi.
IPS : Ulangan. Semua buku dimasukkan. Ketas folio dan alat tulis disipakan. Lembar soal dibagi. Soal pilihan ganda ada 60 nomor dan esai 5 nomor, jadi jumlahnya ada 65. Dikerjakan dalam 2 jam pelajaran : 25menit X 2 = 50 menit. Waktu yang sangat singkat untuk mengerjakan soal yang sangat banyak. Tadinya Bu Setiyani memberi keringanan untuk mengurangi jumlah soal. Tapi diantara kami tidak ada kesepakatan. Jadi, dibatalkan.
Soalnya sulit, banyak jebakan. Kebanyakan isinya penerapan. Aku takut kalau nilaiku di bawah garis kemiskinan. Harapanku hanya satu, tidak remidi. Aku sangat sekali kalau tidak remidi. 13.20 bel pulang berbunyi. Tapi Bu Setiyani memberikan tambahan waktu. Selesai, soal dan jawaban dikumpulkan.
Waktunya pulang. Aku keluar sekolah menunggu jemputan kakakku. Oh ya, tadi di perjalanan pulang, saat melewati lampu lalu lintasnya mati. Ada apa ya? Tadi dari arah berlawanan sempat ada pengendara yang bingung akan jalan atau berhenti. Untuk pihak yang bertanggungjawab, harap diatasi segera ya. Hal ini penting lho.
Lalu, apa hubungannya dengan “Everything has a positive and negative”?
1. Disaat nilaiku yang satu bagus, ada nilai satunya yang jelek. Itu menunjukkan adanya positive and negative.
2. Dampak penggunaan situs jejaring sosial. Ada dampak positive dan ada dampak negative. Kita harus pintar menanggapi hal tersebut.
3. Dalam permasalahan (negative) pasti ada hikmah dibalik semua itu (positive). Masa lalu bukan untuk dilupakan, tetapi perlu diingat sebagai pelajaran yang bisa dipetik. Belajarlah dari sebuah kesalahan. Okay? Yeah.
Senin, 15 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar